PT Alter Abadi Tbk | PLN Babel Mudahkan Penyambungan Listrik 10 Industri Besar Ini
16019
single,single-post,postid-16019,single-format-standard,ajax_fade,page_not_loaded,,qode-child-theme-ver-1.0.0,qode-theme-ver-9.1.3,wpb-js-composer js-comp-ver-4.11.2.1,vc_responsive

PLN Babel Mudahkan Penyambungan Listrik 10 Industri Besar Ini

pln1

24 Sep PLN Babel Mudahkan Penyambungan Listrik 10 Industri Besar Ini

BANGKAPOS.COM, BANGKA — PLN Bangka Belitungmendorong pertumbuhan ekonomi melalui penyediaan tenaga listrik.

Hingga Mei 2016, PLN telah menyambung sepuluh pelanggan industri dan bisnis dengan total kapasitas 2,6 MVA (Mega Volt Ampere) yang terdiri dari berbagai sektor.

Kesepuluh industri dan bisnis tersebut adalah PT Tinindo Internusa, CV Tiga Sekawan, PT Sanjaya Fisherindo, PT Belitung Industri SJTR, PT Alter Abadi Tbk, PT Nippindo Kaolin Abadi, PT Tommy Utama, PT Belitung Kaolin Murni, BES Tower, dan BCA.

“Kami terus berupaya membantu mendorong investasi di Bangka Belitung melalui kemudahan mendapatkan listrik. Saat ini kami terus mendata kebutuhan industri dan bisnis. Para investor jangan ragu untuk datang ke PLN untuk mendapatkan listrik,” ujar General Manager PLN Wilayah Bangka Belitung, Rustamadji dari rilis yang diterima bangkapos.com, Kamis (26/5).

Secara keseluruhan sebanyak 84 pelanggan bisnis dan industri sudah tersambung oleh PLN di Wilayah Bangka Belitung dengan total daya sebesar 64,5 MVA.

Hingga akhir tahun 2016, PLN menargetkan tambahan 50 MVA untuk pelanggan industri dan 65 MVA untuk pelanggan bisnis baik yang pasang baru maupun penambahan daya.

Sementara dalam waktu dekat ada beberapa pelanggan industri yang akan disambung oleh PLN dan saat ini sudah dalam tahap penandatanganan nota kesepahaman, antara lain PT Menara Cipta Mulya (555 kVA), Rumah Sakit Siloam (1.730 kVA), PT Hokari Linex Pratama (345 kVA), dan 11 perusahaan di bawah induk PT Timah (Persero) Tbk dengan daya kurang lebih 10 MVA.

“Hal ini menunjukan bahwa pasokan listrik di wilayah Bangka Belitung cukup. Kami menunggu pelanggan dan investor untuk mengajukan permohonan untuk segera kami proses,” tegasnya. (*)

Pasokan Listrik Hotel Andal
SAAT ini beban puncak rata-rata sistem kelistrikan Bangka rata-rata 130 MW sedangkan daya mampu mencapai 144 MW. Untuk kelistrikan Belitung, beban puncak mencapai 43 MW sedangkan daya mampu mencapai 38 MW.

“Bahkan Rabu (25/5) beban puncak di kelistrikan Bangka baru pertama mencapai 138 MW. Hal ini menunjukan bahwa industri dan bisnis di Bangka mulai menggeliat,” ungkapnya.

Sementara itu General Manager Hotel Soll Marina, Sanny mengatakan bahwa pelayanan PLN telah membaik sejak tahun 2015.

“Dibandingkan dengan tahun 2014 pelayanan PLN Bangka Belitung meningkat. Dengan peningkatan pelayanan ini kami bisa menurunkan biaya operasional untuk genset sekitar 50% sampai dengan 60% tahun lalu,” ungkap Sanny saat berkunjung ke kantor PLN wilayah Bangka Belitung.

PLN telah melakukan kunjungan ke beberapa bisnis hotel dan pusat perbelanjaan seperti Ramayana, Novotel, Bumi Asih dan Santika. Menurut pelaku usaha tersebut penggunaan genset selama tahun 2016 ini rata-rata dibawah 2%. Mereka rata-rata menggunakan listrik PLN lebih dari 90%.

“Artinya pasokan listrik untuk hotel dan pusat perbelanjaan lebih andal saat ini. Kami akan terus berupaya meningkatkan komunikasi dan layanan kepada pelanggan. Apabila terjadi gangguan yang mengakibatkan padam akan dikomunikasikan lebih intensif agar tidak menganggu pelayanan hotel,” pungkasnya. (*)

Sumber: http://bangka.tribunnews.com/2016/05/26/pln-babel-mudahkan-penyambungan-listrik-10-industri-besar-ini